Thursday, July 14, 2016

Lubuak Batingkek Pesona Lain Kampung Guo Padang


Kampung Guo, Kota Padang tidak hanya memiliki Air Terjun Lubuak Tampurung yang memikat namun masih terdapat objek tersembunyi lainnya yang bisa dikunjungi. Sebut saja Lubuak Batingkek.

Lubuak ini memiliki pesona tersendiri yang menarik perhatian pengunjung. Keberadaannya memang tidak begitu banyak yang tahu dan untuk sampai ke lokasi memang cukup memakan waktu, namun selama perjalanan akan melewati hamparan sawah dan panorama alam nan hijau yang menyejukan mata.

Awal mulanya mengunjungi Lubuak Tampuruang yang lokasinya tidak jauh dari Lubuak Batingkek. Bersama Jecky Sandra Abdullah, Bangun Suharyanto dan Fajri Ramadhan, saya pergi bermain ke Lubuak Tampuruang sebagai penutup penjelajahan untuk bulan Januari 2016 ini.

Sebelum melakukan perjalanan saya telah mengabarkan Jecky dan Fajri. Dalam setiap melakukan perjalanan, sebeneranya saya lebih senang timnya sedikit dan tidak berombongan. Paling dalam setiap penjelajahan tidak lebih dari 5 orang. (Jika saya yang mengajak traveling-nya).

Memang tidak bosannya mengunjungi Lubuak Tampuruang dan pada kesempatan ini untuk yang ketiga kalinya. Perjalanan dimulai seperti biasa melalui jalan Raya Belimbing menuju SDN 32 Kuranji hingga sampai di posko untuk meletakan kendaraan. Dari pusat kota kira-kira jaraknya sekitar 20 km. Hingga posko parkir kendaraan masih ditempuh sekitar 2 km dan untuk sampai di lokasi air terjun harus berjalan kaki sejauh 500 m.

Sebelum menuju lokasi kami menunggu Fajri yang tinggal tidak jauh dari lokasi. Dia tinggal dekat jembatan Kampung Guo. 

“Bang jauh enggak lokasinya?” tanya Jacky saat menunggu Fajri.

“Lumayan sekitar satu jam lagi” jawabku sambil bercanda. Hahaha 

Sebenarnya dari rumah Fajri tidak begitu jauh. Kemudian kami melanjukan perjalanan hingga akhirnya sampai di posko.

“Jauh dari mana bang,” seru Jacky.

Saya hanya tersenyum dan tertawa saja. Kendaraan telah terparkir dan saatnya tracking menuju air terjun. Selama perjalanan kami ngobrol sana sini hingga sampai di lokasi air terjun.

Saat itu ternyata sudah banyak pengunjung yang memadati lokasi air terjun. Bila dilihat dari usianya kira-kira pelajar SMP. Mereka sedang asik bermain air dan loncat menuju lubuak (kolam). Saya kira sepi, ternyata sudah ada yang mendahului. Sengaja berangkat pagi dari rumah ke sini agar tidak terlalu banyak pengunjungnya. Tidak berapa lama kami sampai ternyata datang lagi sekelompok orang. 

Jacky dan Bangun saat itu sadang asik bermain air, Fajri hanya duduk ditepi tebing batu tak jauh dari air terjun dan saya hanya asik mengambil gambar saja untuk menambah koleksi saat berkunjung ke Air Terjun Lubuak Tampurung ini.

Hal yang menarik bila ke tempat ini pengunjung dapat bermain air, berendam serasa dikolam yang besar atau yang mau menguji adrenalin dengan loncat dan terjun bebas dari ketinggian menuju kolammnya yang menyerupai batok tempurung kelapa ini.

Memang bila ke objek wisata pemandian ini hanya tertuju pada air tejun yang utama ini ditambah lagi untuk saat sekarang telah dibuatkan landmark yang bertuliskan ‘Lubuak Tampuruang’ sehingga menjadi daya pikat pengunjung, terutama untuk berfoto ria.

Air Terjun Lubuk Tempurung dapat menjadi pilihan untuk memanjakan raga karena udara yang sejuk dan bersih, kemudian airnya yang jernih bisa menenangkan pikiran dari segala rutinitas yang selalu dihadapi. Mandi atau bermain air di Lubuak Tampuruang sangat mengasyikkan. Airnya dingin, segar, dan masih alami. Pokoknya Keseruan Bermain di Air Terjun Lubuak Tampurung Padang itu bikin fresh dan dapat Memanjak Badan di Air Terjun Lubuak Tampurung

Lubuak Batingkek

Tanpa disadari ternyata di sekitar Air Terjun Lubuak Tampurung ini terdapat air terjun lainnya. Saat itu kami mencoba menjelajah aliran sungai dibawahnya dan terlihat beberapa air terjun yang bertingkat-tinggkat. Saya memberi nama Lubuak Batingkek.

Untuk menuju ke tempat ini tidak jauh, lokasinya sebelum ke Air Terjun Lubuak Tampurung. Jalannya lebih menurun. Lokasinya berada dibawah dan harus menuruni dinding bebatuan tebing sungai kira-kira 1,5 m dari jalan. 

Bangun terlebih dahulu turun dan bermain air. Kemudian saya langsung masuk kedalam alian sungai dan mencoba kedalam lubuaknya. Kira kira ketinggiannya 80 cm hingga 2 meter tergantung lubuaknya.

Bila dilihat lokasi ini sangat menarik untuk berpose-pose, cukup fotogenik sebab berada di tebing bebatuan sungai yang cukup tinggi 2-3 m dari permukaan jalan utama menuju Air Terjun Lubuak Tampurung. Aliran airnya tidak begitu deras, sebab bersumber dari Air Terjun Lubuak Tampurung juga.

Ternyata di bawah Lubuak Batingkek ini ada lagi namanya Lubuak Kudo. Fajri bercerita demikian. Meski tidak tahu persis dimana lokasinya, mungkin suatu saat bila betandang kembali ke sini akan menjelajah Lubuak Kudo. Puas bermain air kami pun meninggalkan lokasi dan singgah sebentar untuk istirahat ke kedai Fajri.

Selfie di Lubuak Tampurung
Bangun, Fajri, Jecky dan Saya
Lubuak Batingkek


————————————————————————————————————————————————————
Bayu Haryanto – biasa disapa Ubay. Penikmat senja yang bermimpi untuk explore Indonesia dengan tagline #JajahNagariAwak. Pemotret yang suka dipotret. Perngkai kata dalam blog kidalnarsis.blogspot.co.id. Jejaring sosial Twitter @beyubay dan Instagram @beyubaystory.

Traveling  Explore  Journalism  Photograph  Writer  Share  Inspire

©Hak Cipta Bayu Haryanto. Jika mengkopi-paste tulisan ini di situs, milis, dan situs jaringan sosial harap tampilkan sumber dan link aslinya secara utuh. Terima kasih.

4 comments:

  1. Pasti seru ya mandi mandi di sini
    Menyegarkan tubuh menyegarkan pikiran, wong indah banget begitu

    awesome post bang bay (^,^)b

    ReplyDelete
    Replies
    1. heheh ya dunk pasti seru.
      yuk mandi-mandi di sini aul.
      thanks responnya :D

      Delete
  2. seru dan keren artikel nya da ubay

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih mas Bhim, kapan2 main lah ke padang
      Biar hunting Bareng hehehe

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...